Pengen ke Makam Gus Dur Lagi...

hujan reda...
   

Setelah lihat foto-foto aku dan teman-teman ke Makam Gus Dur, aku jadi pengen kesana lagi. Tapi maaf yaa, fotoku dan teman-teman tak bisa kuperlihatkan disini.. hehe

Ini nih, keadaan makam saat terakhir kali aku kesana.

Saat itu tanggal 4 Januari 2014, ibuku pengen berziarah ke makam-makam sekaligus merayakan tahun baru. Walaupun saat itu hujantapi tak menyurutkan langkah kami untuk meneruskan ziarah. 

Oia, untuk para pengunjung yang ingin kesana sebaiknya jangan datang pada waktu yang terpampang di papan  dibawah ini yaa. 


Dan semoga rasa rindu ku ingin kesana akan segera tersampaikan, aamiin.. 

0 komentar:

Do'a Menghilangkan Kemarahan



اَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيۡطَانِ الرَّجِيۡمِ. اَللّٰهُمَّ اغۡفِرۡلِي ذَنۡبِي وَأَذۡهِبۡ غَيۡظَ قَلۡبِى وَاَجِرۡنِي مِنَ الشَّيۡطَانِ الرَّجِيۡمِ.


A'UUDZUBILLAAHIMINASY SYAITHAANIR RAJIIM. ALLAHUMMAGHFIRLII DZANBII WADZHAB GHAIDHA QALBII WA AJIRNII MINASY SYAITHAANIR RAJIIM.

"Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Ya Allah, ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku serta lepaskanlah aku dari godaan syetan yang terkutuk."

0 komentar:

Ulang Tahun Nganjuk ke-1077


Selamat, selamat, selamat... Tanggal 18 April 2014 lalu, kota Nganjuk tercinta genap berumur 1077. Wah, nggak terasa Nganjuk udah berdiri 10 abad lebih. Seperti biasa, selalu diadakan kirab yg dimulai dari kecamatan Berbek (tempatku tinggal) menuju ke kabupaten nganjuk.

Jujur, menurutku kirab kali ini tak seramai dulu, jumlah andong yang ikut kirab juga semakin sedikit, kurasa. Tapi tak apalah, mungkin karena semakin tua senang-senangnya agak dikurangi kali ya? :p Oia, kemarin aku nggak lihat andong perwakilan dari kecamatan Berbek, atau mataku yang melewatkannya ya? hmm.

Anyway, sebagai warga yang baik, yang lahir disini, makan disini, belajar disini, dan sebagainya. Aku doakan semoga Kota Nganjuk, my beloved city, menjadi kota yang makmur, dipenuhi dengan keadilan, kesejahteraan, dan semoga selalu dipimpin oleh pemimpin-pemimpin yang jujur, amanah, berwibawa dan pro rakyat. Aamiin..

Sekali lagi happy birthday Kota Nganjuk yang ke-1077... ^.^ 


0 komentar:

Fakta Menarik Tentang Pisang


Menurut Penelitian Ilmiah di Jepang, pisang matang yang memiliki bercak-bercak hitam pada kulit pisang yang berwarna kuning menghasilkan zat yang disebut TNF (Tumor Necrosis Factor) yang memiliki kemampuan untuk memerangi sel-sel tidak normal dalam tubuh. Semakin banyak bercak hitam itu semakin berkualitas untuk meningkatkan kekebalan dan daya tahan tubuh seseorang. Oleh karena itu, semakin matang pisang tersebut, semakin baik kualitas anti-kankernya.

Kulit pisang yang berwarna kuning dengan bercak-bercak gelap di atasnya 8x lebih efektif dalam meningkatkan jumlah sel darah putih daripada kulit pisang yang berwarna hijau. Memakan 1-2 pisang sehari dapat meningkatkan imunitas.

0 komentar:

Hikmah Makan Dengan 3 Jari

Rasulullah saw. terbiasa makan menggunakan tiga jari, kemudian menjilati tiga jarinya setelah makan. Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Ka'ab bin Malik. Rasulullah saw. bersabda:
كان رسول الله صلى الله عليه و سلم يأكل بثلاث أصابع و يلعق يده قبل أن يمسحها

"Rasulullah saw. makan menggunakan tiga jari, lalu menjilati ketiga jarinya sebelum dibersihkan." (HR. Muslim)

Ada juga hadits lainnya yang menekankan tentang kebiasaan Rasulullah saw. makan menggunakan tiga jari. Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Hurairah Ra. Ia menerangkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Makan dengan satu jari adalah cara makan setan, makan menggunakan dua jari ialah cara makan orang-orang sombong, sedangkan makan dengan tiga jari merupakan cara makan para nabi." (HR. Ibnu Najjar).
Berkenaan dengan hadits tersebut, Ibnu Utsaimin berkata, "Kita dianjurkan makan menggunakan tiga jari, yaitu jari tengah, jari telunjuk, dan jempol. Hal itu menunjukkan sikap tawadhu' dan tidak rakus."
Anjuran makan dengan tiga jari mengandung hikmah tertentu. Beberapa hikmah dalam anjuran makan menggunakan tiga jari dapat ditinjau dari aspek-aspek berikut:

a.   Aspek Proporsi atau Ukuran
Makan menggunakan tiga jari terkait dengan proporsi. Proporsi tiga jari tersebut sesuai dengan ukuran mulut. Dengan demikian, makanan yang masuk ke mulut tidak berlebihan. Selain itu, makan menggunakan tiga jari berhubungan dengan hal-hal yang disukai Allah, karena Dia menyukai bilangan yang ganjil.
Pada dasarnya, angka ganjil itu menggambarkan pengulangn proporsi sistem biologis dalam tubuh. Ketika kita makan dengan hitungan ganjil, produksi enzim dalam pencernaan akan optimal. Misalnya, kita mengonsumsi satu gram zat X. maka enzim yang keluar setara dengan satu gram zat X. Bila kita makan dua gram zat X, maka enzim yang diproduksi hanya satu setengah. Akan tetapi, jika kita mengonsumsi tiga gram zat X, makan enzim yang dihasilkan setara dengan tiga gram zat X.
Untuk mempermudah kita memahami hal itu, kita bisa mencermati suatu kurva. Kurva tidak bisa naik secara langsung karena diperlukan adanya proses akselerasi, sehingga kelengkungannya membentuk dinding lereng. Angka dua dengan kelipatannya terletak di punggung kurva, sedangkan angka satu, tiga dan kelipatannya selalu berada di puncak. Jadi, bilangan ganjil menggambarkan optimalisasi sebuah proses.

b.   Aspek Kinerja Sistem Biologis
Makanan yang dimasukkan ke mulut dengan proses tiga jari dapat diproses secara optimal. Karena ukurannya tepat, jumla enzim yang diproduksi pun sesuai dengan lingkar usus. Sehingga, proses pengolahan sari-sari makanan dengan gerakan peistaltik menjadi lebih maksimal.
Rasulullah saw. menganjurkan kita makan menggunakan tangan. Ternyata, anjuran tersebut terkait dengan kesehatan. Menurut hasil penelitian, diketahui bahwa sekitar 182-250 jenis bakteri hidup di tangan, kaki, rambut dan muka. Tanpa adanya bakteri tersebut, manusia lebih mudah sakit, karena bakteri termasuk bagian penting dari sistem pertahanan tubuh. Pernyataan itu pernah dikemukakan oleh Dr. Martin Blaser dalam jurnal ilmiah Nature tahun 2006.
Dalam tubuh manusia, bakteri-bakteri ini bertugas menyeleksi bahan-bahan asing yang masuk ke tubuh. Bila bahan asing itu bermanfaat bagi tubuh, maka bakteri itu membiarkannya masuk. Sebaliknya, jika bahan asing tersebut berbahaya, maka bakteri tersebut akan menghalanginya.

Sumber: Mahmudin. 2008. Bila Haram Menodai Tubuhmu. Jogjakarta: DIVA Press.

0 komentar:

Resep Putu Ayu



Alhamdulillah, akhirnya sekarang bisa sharing resep Putu Ayu favorit saya. Selain mudah pembuatannya, warnanya yang menarik Putu Ayu juga memiliki rasa yang lezat dan gurih karena campuran santan & kelapanya. Tak usah berlama-lama lagi mari kita tengok bahan & cara membuatnya. Yuk mari!

Bahan:
- 500 gram tepung terigu
- 500 gram gula pasir
- 8 butir telur
- 1 sdm cake emulsifier (SP/Ovalet)
- 250 ml / 1 gelas air santan (saya disini menggunakan air kelapa untuk memeras santan)
- Pasta pandan secukupnya
- Kelapa parut dicampur garam sedikit

Cara Membuat:
1. Kocok telur, gula dan emulsifier sampai mengembang.
2. Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk bergantian dengan air santan.
3. Masukkan pasta pandan lalu aduk sampai rata.
4. Siapkan kelapa parut didalam cetakan Putu sambil ditekan agar padat. Lalu tuang adonan Putu ke cetakan
5. Kukus sampai matang. Angkat lalu sajikan.

Bagaimana? mudah bukan? selamat mencoba... ^.^

0 komentar:

Copyright © 2014 Niedlicious. Template by Templateism. Edited by Nida Mufida.